| ชื่อเรื่อง | : | Penguatan Secara In Vitro Kelapa Sawit (Etaeis Guineensis Jacq.) Dengan Pemotongan Akar Pada Berbagai Mutu Akar Dan Kombinasi Bentuk Fisik Media Dengan Kepekatan Hara |
| นักวิจัย | : | Meiriani |
| คำค้น | : | agronomi |
| หน่วยงาน | : | University of Sumatera Utara Library, Indonesia |
| ผู้ร่วมงาน | : | Napitupulu, J.A. |
| ปีพิมพ์ | : | 2551 |
| อ้างอิง | : | Renny Widiastuti , http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/3862 |
| ที่มา | : | - |
| ความเชี่ยวชาญ | : | - |
| ความสัมพันธ์ | : | - |
| ขอบเขตของเนื้อหา | : | - |
| บทคัดย่อ/คำอธิบาย | : | Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui kepekatan hara mineral yang sesuai dan perlu tidaknya penambahan agar-agar pada media proses penguatan secara in vitro pada berbagai mutu akar planlet kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium kultur jaringan dan rumah kasa Balai Penelitian Marihat, Pusat Penelitian Kelapa Sawit, pada November 1996 sampai April 1997. Penelitian ini dilakukan 2 tahap. Tahap pertama dilakukan di dalam laboratorium (tahap hardening). Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor. Faktor perlakuan terdiri atas mutu akar dan kombinasi bentuk media dengan kepekatan hara. Taraf Mutu akar meliputi : mutu akar A (A1), mutu akar B (A2) dan mutu akar C (A3). Taraf kombinasi bentuk fisik media dengan kepekatan hara meliputi : media padat kepekatan hara 0,25 MS (M1) , media padat kepekatan hara 0,50 MS (M2) , media padat kepekatan hara 0,75 MS (M3) , media cair kepekatan hara 0,25 MS (M4) , media cair kepekatan hara 0,50 MS (M5), media cair kepekatan hara 0,75 MS (M6). Percobaan kemudian dilanjutkan pada tahap kedua (prenursery). Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor perlakuan, sama seperti perlakuan pada tahap pertama. Setiap perlakuan diulang 3 kali. Peningkatan mutu akar eksplan pada tahap hardening nyata menghasilkan jumlah akar primer, jumlah dan panjang akar sekunder, bobot basah dan kering akar, luas daun, jumlah klorofil yang lebih baik dan juga cenderung meningkatkan panjang akar primer dan jumlah daun tetapi menurunkan tebal kutila. Begitu juga pada tahap prenursery, peningkatan mutu akar nyata meningkatkan luas daun dan lingkar batang tanaman dan cenderung meningkatkan jumlah klorofil, persentase hidup tanaman pada saat aklimatisasi dan umur 9 minggu di prenursery. Penggunaan media cair pada saat hardening nyata meningkatkan kualitas akar dan daun seperti panjang akar sekunder, luas daun, jumlah klorofil dan cenderung meningkatkan paniang akar primer, jumlah akar sekunder, bobot basah akar, jumlah daun tetapi menurunkan tebal kutikula dibanding dengan pemakaian media padat. Begitu juga pada tahap prenursery, nyata meningkatkan luas daun, jumlah daun dan lingkar batang umur 3 s/d 9 minggu di prenursery dan juga cenderung meningkatkan persentase hidup tanaman pada saat aklimatisasi dan umur 9 minggu di prenursery. Kombinasi bentuk fisik media dengan kepekatan hara berpengaruh nyata terhadap jumlah klorofil, tebal kutikula dan luas daun tanarnan setelah proses hardening dan juga berpengaruh nyata terhadap luas daun dan persentase hidup tanaman umur 9 minggu di prenursery. Interaksi mutu akar dan kombinasi bentuk fisik media dengan kepekatan hara berpengaruh nyata terhadap jumlah stomata daun setelah proses hardening.Persentase hidup tanaman terbesar diperoleh pada mutu akar A dan kombinasi bentuk media pada saat hardening yang memberikan persentase hidup di prenursery terbesar adalah media cair dengan kepekatan hara 0,25 MS yang tidak berbeda nyata dengan kepekatan hara 0,50 MS. Penguatan (hardening) secara in vitro dapat meningkatkan persentase hidup tanaman di prenursery dari yang biasanya sekitar 76% menjadi 81%-87%. 0200482 |
| บรรณานุกรม | : |
Meiriani . (2551). Penguatan Secara In Vitro Kelapa Sawit (Etaeis Guineensis Jacq.) Dengan Pemotongan Akar Pada Berbagai Mutu Akar Dan Kombinasi Bentuk Fisik Media Dengan Kepekatan Hara.
กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia. Meiriani . 2551. "Penguatan Secara In Vitro Kelapa Sawit (Etaeis Guineensis Jacq.) Dengan Pemotongan Akar Pada Berbagai Mutu Akar Dan Kombinasi Bentuk Fisik Media Dengan Kepekatan Hara".
กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia. Meiriani . "Penguatan Secara In Vitro Kelapa Sawit (Etaeis Guineensis Jacq.) Dengan Pemotongan Akar Pada Berbagai Mutu Akar Dan Kombinasi Bentuk Fisik Media Dengan Kepekatan Hara."
กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia, 2551. Print. Meiriani . Penguatan Secara In Vitro Kelapa Sawit (Etaeis Guineensis Jacq.) Dengan Pemotongan Akar Pada Berbagai Mutu Akar Dan Kombinasi Bentuk Fisik Media Dengan Kepekatan Hara. กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia; 2551.
|
