ridm@nrct.go.th   ระบบคลังข้อมูลงานวิจัยไทย   รายการโปรดที่คุณเลือกไว้

Upaya Efisiensi Pemakaian Bahan Setek Teh (Camellia Sinensis (L) O. Kuntae) Melalui Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Iba Dan Naa

หน่วยงาน University of Sumatera Utara Library, Indonesia

รายละเอียด

ชื่อเรื่อง : Upaya Efisiensi Pemakaian Bahan Setek Teh (Camellia Sinensis (L) O. Kuntae) Melalui Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Iba Dan Naa
นักวิจัย : Isdayanto
คำค้น : perbanyakan tanaman , media perakaran , internal setek , zat pengatur tumbuh
หน่วยงาน : University of Sumatera Utara Library, Indonesia
ผู้ร่วมงาน : Napitupulu, J.A. , Damanik, Sengli J.
ปีพิมพ์ : 2551
อ้างอิง : Elisa Ekaningsih , http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/3869
ที่มา : -
ความเชี่ยวชาญ : -
ความสัมพันธ์ : -
ขอบเขตของเนื้อหา : -
บทคัดย่อ/คำอธิบาย :

Penelitian ini dilakukan di Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) Gambung, KP Simalungun, Bah Butong pada bulan Desember 2000 sampai dengan April 2001. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dengan penggunaan zat pengatur tumbuh IBA dan NAA serta kombinasi IBA dan NAA dapat meningkatkan jumlah setek yang dapat digunakan dengan baik dari suatu ranting (stekres) dari suatu pohon induk, pertumbuhan akar setek lebih cepat dengan sistem perakaran yang lebih baik sehingga pertumbuhan bibit lebih baik, persentase setek yang berakar meningkat yang berarti persentase bibit slap salur juga meningkat. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan perlakuan setek teh dan konsentrasi kombinasi zat pengatur tumbuh IBA dan NAA. Faktor pertama adalah perlakuan ruas setek teh, ada 5 taraf yaitu: ruas ke 4-5 (R1), ruas ke 6-7 (R2), ruas ke 8-9 (R3), ruas ke 10-11 (R4) dan ruas ke 12-13 (R5). Faktor kedua adalah konsentrasi kombinasi zat pengatur tumbuh ISA dan NAA, terdiri dart 7 taraf yaitu: Kontrol (Z0), IBA 5000 ppm (Z1), IBA 4000 ppm + NAA 1000 ppm (Z2), IBA 3000 ppm + NAA 2000 ppm (Z3), IBA 2000 ppm + NAA 3000 ppm (Z4), IBA 1000 ppm + NAA 4000 ppm (Z5) dan NAA 5000 ppm (Z6). Variabel yang diamati adalah pembentukan akar, jumlah akar primer, panjang akar primer, bobot basah dan bobot kering akar, volume akar, umur bertunas, panjang tunas, diameter tunas, jumlah daun, perbandingan tunas dan akar serta persentase setek jadi. Dari hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa, setek teh klon GMB 7 yang digunakan pada percobaan ini termasuk klon yang gampang berakar. Semua ruas-ruas setek (R1-R5) tanpa perlakuan zat pengatur tumbuh (IBA dan NAA) dapat berakar dengan kemampuan yang berbeda dalam hal kecepatan pembentukan akar, jumlah akar primer, panjang akar, bobot basah dan bobot kering akar serta volume akar. Kemampuan setek, untuk berakar dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok mulai dan yang tertinggi sampai yang terendah, yaitu kelompok I, R1-R3 (ruas 4-9), kelomopok II R4 (ruas 10-11) dan kelompok III R5 (ruas 12-13). Dengan perlakuan IBA dan NAA kemampuan berakar dari semua ruas (R1-R5) meningkat dengan nyata dibandingkan tanpa perlakuan. Interaksi IBA 5000 ppm dengan ruas setek R1-R3 nyata lebih baik dari pada dengan ruas R4-R5 dan IBA 5000 ppm lebih baik daripada NAA 5000 ppm, demikian juga dengan kombinasi IBA dan NAA lainnya. Pada pertumbuhan tunas dalam hal kecepatan umur bertunas, tinggi tunas, diameter tunas dan jumlah daun ternyata NAA 5000 ppm memberikan pengaruh yang lebih baik dari pada IBA 5000 ppm. Tetapi dalam persentase setek jadi pengaruh IBA 5000 ppm dan NAA 5000 ppm adalah setara walaupun IBA sedikit lebih baik dari NAA dengan tidak menunjukkan beda nyata. Dari hasil penelitian ini disarankan bahwa penggunaan zat pengatur tumbuh IBA 5000 ppm dan kombinasi hingga 4 (IBA 2000 ppm + NAA 3000 ppm) dapat digunakan untuk mempercepat perakaran setek teh khususnya pada ruas-ruas setek yang lebih tua. Penggunaan zat pengatur tumbuh ISA dan NAA perlu dicoba dilakukan pada setek dengan klon-klon yang secara genetic sukar berakar seperti misalnya klon Cin 143.

D0400017

บรรณานุกรม :
Isdayanto . (2551). Upaya Efisiensi Pemakaian Bahan Setek Teh (Camellia Sinensis (L) O. Kuntae) Melalui Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Iba Dan Naa.
    กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia.
Isdayanto . 2551. "Upaya Efisiensi Pemakaian Bahan Setek Teh (Camellia Sinensis (L) O. Kuntae) Melalui Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Iba Dan Naa".
    กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia.
Isdayanto . "Upaya Efisiensi Pemakaian Bahan Setek Teh (Camellia Sinensis (L) O. Kuntae) Melalui Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Iba Dan Naa."
    กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia, 2551. Print.
Isdayanto . Upaya Efisiensi Pemakaian Bahan Setek Teh (Camellia Sinensis (L) O. Kuntae) Melalui Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Iba Dan Naa. กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia; 2551.