ridm@nrct.go.th   ระบบคลังข้อมูลงานวิจัยไทย   รายการโปรดที่คุณเลือกไว้

Respons Perkecambahan Benih Jati (Tectona Grandis L) Terhadap Perlakuan Pemanasan Dan Invirogasi

หน่วยงาน University of Sumatera Utara Library, Indonesia

รายละเอียด

ชื่อเรื่อง : Respons Perkecambahan Benih Jati (Tectona Grandis L) Terhadap Perlakuan Pemanasan Dan Invirogasi
นักวิจัย : Miranda, Cut Dira
คำค้น : agronomi
หน่วยงาน : University of Sumatera Utara Library, Indonesia
ผู้ร่วมงาน : Nisa, T.Chairun
ปีพิมพ์ : 2551
อ้างอิง : Renny Widiastuti , http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/3871
ที่มา : -
ความเชี่ยวชาญ : -
ความสัมพันธ์ : -
ขอบเขตของเนื้อหา : -
บทคัดย่อ/คำอธิบาย :

Tujuan penelitian ini adalah mempelajari faktor pemanasan dan invigorasi dalam mempengaruhi perkecambahan benih jati dan mengetahui nyata tidaknya interaksi antara kedua faktor tersebut dalam mempengaruhi perkecambahan benih jati. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap faktorial. Faktor pertama adalah pemanasan (T), yaitu T1 = 40°C, T2 = 60oC, T3 = 80oC. Faktor ke-dua adalah invigorasi benih (M), yaitu Ml = langsung tanam, M2 = perendaman dengan air, M3 = matriconditioning dengan abu gosok, M4 = matriconditioning dengan serbuk gergaji. Benih-benih yang akan diperlakukan dibuang mesokarpnya terlebih dahulu, selanjutnya benih diberi pemanasan sesuai suhu perlakuan, selanjutnya diinvigorasi. Setelah diinvigorasi benih dikeringanginkan, lalu ditanam pada media perkecambahan berupa pasir di rumah kaca, Pengamatan dilakukan setiap minggu selama dua bulan. Parameter perkecarnbahan yang diamati adalah peubah kadar lemak kasar dan kadar protein kasar, daya berkecambah, potensi berkecambah, inisiasi perkecambahan, nilai perkecambahan, kecepatan berkecambah, kadar air setelah invigorasi, berat kering kecambah normal, dan uji persentase buah dengan variasi jumlah biji per buah, struktur benih jati, Faktor pemanasan berpengaruh tidak nyata terhadap peubah parameter perkecambahan kecuali peubah kadar air dan berat kering kecambah normal. Kadar air tertinggi diperoleh pada perlakuan pemanasan 80oC dan terendah 60°C. Berat kering kecambah normal tertinggi diperoleh pada pemanasan 60 'C dan menurun pada suhu yang lebih tinggi. Faktor invigorasi berpengaruh sangat nyata meningkatbn peubah daya berkecambah, potensi tumbuh, inisiasi perkecambahan, kecepatan berkecambah, kadar air setelah invigorasi dan berat kering kecambah normal. Daya berkecambah, potensi tumbuh, nilai perkecambahan dan kecepatan tumbuh tertinggi diperoleh pada invigorasi dengan matrik serbuk gergaji yang diduga sebagai akibat dari kesesuaian pH lingkungan dan nilai daya hantar listrik yang rendah dati matrik serbuk gergaji. Kadar air benih setelah invigorasi dan berat kering kecambah normal tertinggi diperoleh pada invigorasi dengan matrik abu gosok. Hasil penelitian menunjukkan terjadi interaksi yang tidak nyata antara kedua faktor tunggal dalam mempengaruhi perkecambahan. Hasil uji jumlah biji per buah menunjukkan adanya perbedaan yang sangat nyata pada jumlah biji per buah. Perseatase buah berbiji satu merupakan buah dengan persentase tertinggi yaitu sebesar 50.67%, sedangkan persentase terendah adalah buah berbiji empat sebesar 3.33%. Persentase buah tanpa biji adalah sebesar 20%. Hal ini diduga sebagai salah satu sebab rendahnya perkecambahan benih jati.

05012316

บรรณานุกรม :
Miranda, Cut Dira . (2551). Respons Perkecambahan Benih Jati (Tectona Grandis L) Terhadap Perlakuan Pemanasan Dan Invirogasi.
    กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia.
Miranda, Cut Dira . 2551. "Respons Perkecambahan Benih Jati (Tectona Grandis L) Terhadap Perlakuan Pemanasan Dan Invirogasi".
    กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia.
Miranda, Cut Dira . "Respons Perkecambahan Benih Jati (Tectona Grandis L) Terhadap Perlakuan Pemanasan Dan Invirogasi."
    กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia, 2551. Print.
Miranda, Cut Dira . Respons Perkecambahan Benih Jati (Tectona Grandis L) Terhadap Perlakuan Pemanasan Dan Invirogasi. กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia; 2551.