| ชื่อเรื่อง | : | Perlindungan Terhadap Debitor Yang Beriktikad Baik Dalam Kepailitan |
| นักวิจัย | : | Zulfi Chairi |
| คำค้น | : | perlindungan , debitor yang beriktikad baik , kepailitan |
| หน่วยงาน | : | University of Sumatera Utara Library, Indonesia |
| ผู้ร่วมงาน | : | Dr. Zulkamain Sitompul, SH, LLM |
| ปีพิมพ์ | : | 2551 |
| อ้างอิง | : | Mas Irwan Syahputra , http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/5232 |
| ที่มา | : | - |
| ความเชี่ยวชาญ | : | - |
| ความสัมพันธ์ | : | - |
| ขอบเขตของเนื้อหา | : | - |
| บทคัดย่อ/คำอธิบาย | : | Dalam hukUM kepailitan perlindungan yang diberikan terutama kepada kreditor apabila debitor tidak membayar utang-utangnya. Namun perlindungan yang diberikan tersebut tidak boleh sampai merugikan Kepentingan debitor dan para stakeholdersnya. Suatu Undang-Undang Kepailitan yang baik haruslah memberikan keseimbangan yang dilandaskan pada asas untnk memberikan perlindungan yang seimbang bagi semua pihak yang terkait dan berkepentingan dengan kepailitan seseorang atau perusahaan, Salah satunya terhadap debitor yang mempunyai iktikad baik dimana debitor tersebut mempunyai keinginan untuk membayar dan melunasi utang-utangnya . Penelitian dilakukan untuk menjawab permasalahan mengenai bentuk perlindungan terhadap debitor yang beriktikad baik dalam kepailitan. Untuk mengumpulkan data dalam tesis ini dilakukan dengan penelitian yang bersifat deskriptif analitis, pengumpulan data dengan cara deskriptif ini dilakukan melalui pendekatan yuridis normative yaitu melakukan analisis terhadap asas-asas hukum serta mengacu kepada norma-norma hukum yang terdapat dalam peratnran perundang-undangan, Penelitian yuridis normatif ini menggunakan data sekunder yang berasal dari penelitian kepustakaan (library research) dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa debitor yang beriktikad baik dalam kepailitan harus mendapatkan perlindungan Namun perlindungan yang diberikan belum maksimal hal ini disebabkan lWiadaan konsep yang jelas bagi pemberian perlindungan hukum yang seimbang terhadap debitor dan kreditor dalam Undang-Undang tersebut. Salah satu bentuk perlindungan yang diberikan terhadap debitor yang beriktikad baik adalah melalui Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang didalamnya terdapat pelaksanaan reorganisasi dalam arti yang sempit. Debitor menyelesaikan utang-utangnya tanpa membayar penuh sehingga usahanya dapat bangkit kembali tanpa beban utang. Dalam hukum kepailitan perlu disusun mengenai reorganisasi perusahaan dalam pengertian yang lebih luas, sehingga debitor yang mempunyai iktikad baik danprospek usaha yang masih baik dapat tetap menjalankan perusahaannya. 07002642 |
| บรรณานุกรม | : |
Zulfi Chairi . (2551). Perlindungan Terhadap Debitor Yang Beriktikad Baik Dalam Kepailitan.
กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia. Zulfi Chairi . 2551. "Perlindungan Terhadap Debitor Yang Beriktikad Baik Dalam Kepailitan".
กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia. Zulfi Chairi . "Perlindungan Terhadap Debitor Yang Beriktikad Baik Dalam Kepailitan."
กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia, 2551. Print. Zulfi Chairi . Perlindungan Terhadap Debitor Yang Beriktikad Baik Dalam Kepailitan. กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia; 2551.
|
