| ชื่อเรื่อง | : | Pengaruh Konsentrasi Dan Lama Waktu Pemberian Kolkhisin Terhadap Pertumbuhan Dan Poliploid Pada Biji Muda Kedelai (Glycine Max (L.) Merr) Yang Dikultur Secara In Vitro |
| นักวิจัย | : | Sofia, Diana |
| คำค้น | : | pengaruh konsentrasi , kolkhisin , poliploid , glycine max (l) merr |
| หน่วยงาน | : | University of Sumatera Utara Library, Indonesia |
| ผู้ร่วมงาน | : | Nisa, T. Chairun |
| ปีพิมพ์ | : | 2551 |
| อ้างอิง | : | Sundari , http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/3915 |
| ที่มา | : | - |
| ความเชี่ยวชาญ | : | - |
| ความสัมพันธ์ | : | - |
| ขอบเขตของเนื้อหา | : | - |
| บทคัดย่อ/คำอธิบาย | : | Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh tingkat konsentrasi kolkhisin terhadap induksi poliploid eksplan biji muda kedelai serta perkembangan eksplannya, mengetahui lama waktu pemberian kolkhisin terhadap induksi poliploid eksplan biji muda kedelai serta perkembangan eksplannya, serta untuk mengetahui interaksi dari tingkat konsentrasi dan lama waktu pemberian kolkhisin terhadap induksi poliploid eksplan biji muda kedelai serta perkembangan eksplannya. Penelitian ini berlangsung sejak bulan Agustus 1999 sampai bulan Juli 2000 di Laboratorium Riset dan Teknologi Fakultas Pertanian USU, dengan menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial yang diulang tiga kali. Faktor yang diteliti meliputi : konsentrasi kolkhisin dengan empat taraf (0 ppm, 40 ppm, 80 ppm, 120 ppm) dan lama waktu pemberian kolkhisin dengan lima taraf (12 jam, 24 jam, 36 jam, 48 jam, 60 jam). Secara keseluruhan peningkatan konsentrasi dan lama waktu pemberian kolkhisin menghambat pertumbuhan dan perkembangan plantlet Perlaksanaan konsentrasi kolkhisin pada 120 ppm (C3) nyata menurunkan tinggi plantlet dan berat total plantlet juga mempengaruhi jumlah klorofil dan stomata daun pada kultur biji muda kedelai. Lama waktu pemberian kolkhisin 60 jam (W5) nyata menurunkan persentase eksplan berkecambah, tinggi plantlet dan berat total plantlet juga mempengaruhi jumlah klorofil dan jumlah stomata daun pada kultur biji muda kedelai. Perlaknan konsentrasi kolkhisin pada 40 ppm (C1) dan lama waktu pemberian 12 jam (W1) merupakan konsentrasi yang optinum yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan plantlet pada setiap parameter. Pada pengamatan jumlah klorofil dan stomata daun hanya diamati pada 38,33 % plantlet yang membentuk daun dari keseluruhan populasi plantlet yang disebabkan pengaruh dari perlaksanaan yang diberikan. Pengamatan jumlah kromosom pada akar plantlet dari kultur biji muda kedelai terdapat plantlet yang triploid (2n=3X=60) dan plantlet yang memiliki kromosom aneuploid yaitu (2n=3x-2=58) dan plantlet yang memiliki kromosom (2n=34) dibandingkan dengan kromosom plantlet normal (2n=40). D0100167 |
| บรรณานุกรม | : |
Sofia, Diana . (2551). Pengaruh Konsentrasi Dan Lama Waktu Pemberian Kolkhisin Terhadap Pertumbuhan Dan Poliploid Pada Biji Muda Kedelai (Glycine Max (L.) Merr) Yang Dikultur Secara In Vitro.
กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia. Sofia, Diana . 2551. "Pengaruh Konsentrasi Dan Lama Waktu Pemberian Kolkhisin Terhadap Pertumbuhan Dan Poliploid Pada Biji Muda Kedelai (Glycine Max (L.) Merr) Yang Dikultur Secara In Vitro".
กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia. Sofia, Diana . "Pengaruh Konsentrasi Dan Lama Waktu Pemberian Kolkhisin Terhadap Pertumbuhan Dan Poliploid Pada Biji Muda Kedelai (Glycine Max (L.) Merr) Yang Dikultur Secara In Vitro."
กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia, 2551. Print. Sofia, Diana . Pengaruh Konsentrasi Dan Lama Waktu Pemberian Kolkhisin Terhadap Pertumbuhan Dan Poliploid Pada Biji Muda Kedelai (Glycine Max (L.) Merr) Yang Dikultur Secara In Vitro. กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia; 2551.
|
