ridm@nrct.go.th   ระบบคลังข้อมูลงานวิจัยไทย   รายการโปรดที่คุณเลือกไว้

Kalus Dan Embriogenesis Kemiri (Aleurites Moluccana L. Wild) Dengan Kombinasi Auksin Dan Sitokinin

หน่วยงาน University of Sumatera Utara Library, Indonesia

รายละเอียด

ชื่อเรื่อง : Kalus Dan Embriogenesis Kemiri (Aleurites Moluccana L. Wild) Dengan Kombinasi Auksin Dan Sitokinin
นักวิจัย : Haloho, Arvita Netti
คำค้น : tanaman kemiri , kultur jaringan , media tanam , eksplan , zat pengatur tumbuh , kalus , embriogenesis somatik
หน่วยงาน : University of Sumatera Utara Library, Indonesia
ผู้ร่วมงาน : Junimar , Chairun Nisa H.
ปีพิมพ์ : 2551
อ้างอิง : Elisa Ekaningsih , http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/3855
ที่มา : -
ความเชี่ยวชาญ : -
ความสัมพันธ์ : -
ขอบเขตของเนื้อหา : -
บทคัดย่อ/คำอธิบาย :

Penelitian ini berlangsung sejak bulan November 2002 sampai dengan bulan Oktober 2003 di Laboratorium Kultur Jaringan Fakultas Pertanian dan Laboratorium Struktur Hewan (Bagian Mikroteknik) Program Studi Biologi FMIPA, Universitas Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan 4 ulangan. Tahap pertama yaitu inisiasi kalus terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi NAA dengan empat taraf (0,0 mg/l, 0,5 mg/l, 1,0 mg/l, 1,5 mg/l). Faktor kedua adalah konsentrasi BAP dengan empat taraf (2,0 mg/l, 3,0 mg/l, 4,0 mg/l, 5,0 mg/l). Penelitian tahap kedua yaitu embriogenesis terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi NAA dengan empat taraf (0,0 mg/l, 0,25 mg/l, 0,5 mg/l, 0,75 mg/l). Faktor kedua adalah konsentrasi kinetin dengan empat taraf (0,0 mg/l, 0,5 mg/l, 1,0 mg/l, 1,5 mg/l). Parameter yang diamati pada tahap pertama adalah persentase terbentuknya kalus, pertambahan bobot kalus, warna kalus dan perkembangan kalus. Sedangkan parameter yang diamati pada tahap kedua adalah persentase kalus embriogenik dan analisa histologi kalus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap inisiasi kalus perlakuan kombinasi NAA dan BAP memberikan pengaruh tidak nyata terhadap persentase terbentuknya kalus dan perkembangan kalus tetapi kombinasi keduanya berpengaruh nyata terhadap peningkatan pertambahan bobot kalus umur 4 dan 6 mst. Perlakuan 1,0 mg/l NAA dan 4,0 mg/l BAP merupakan konsentrasi yang dapat menghasilkan pertambahan bobot kalus yang maksimal. Pada tahap embriogenesis, kombinasi konsentrasi NAA dan kinetin memberikan pengaruh tidak nyata terhadap persentase kalus embriogenik. Konsentrasi 0,25 mg/l NAA dan 1,0 mg/l kinetin dapat menghasilkan persentase kalus embriogenik yang tinggi dan hasil analisa histologi menunjukkan adanya semua tahapan embriogenesis somatik.

04005514

บรรณานุกรม :
Haloho, Arvita Netti . (2551). Kalus Dan Embriogenesis Kemiri (Aleurites Moluccana L. Wild) Dengan Kombinasi Auksin Dan Sitokinin.
    กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia.
Haloho, Arvita Netti . 2551. "Kalus Dan Embriogenesis Kemiri (Aleurites Moluccana L. Wild) Dengan Kombinasi Auksin Dan Sitokinin".
    กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia.
Haloho, Arvita Netti . "Kalus Dan Embriogenesis Kemiri (Aleurites Moluccana L. Wild) Dengan Kombinasi Auksin Dan Sitokinin."
    กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia, 2551. Print.
Haloho, Arvita Netti . Kalus Dan Embriogenesis Kemiri (Aleurites Moluccana L. Wild) Dengan Kombinasi Auksin Dan Sitokinin. กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia; 2551.