ridm@nrct.go.th   ระบบคลังข้อมูลงานวิจัยไทย   รายการโปรดที่คุณเลือกไว้

Pelaksanaan Therapeutic Community Dan Rehabilitasi Terpadu Bagi Narapidana Narkotika Dan Psikotropika Di Lembaga Pemasyarakatan Klas I Medan Dihubungkan Dengan Tujuan Sistem Pemasyarakatan

หน่วยงาน University of Sumatera Utara Library, Indonesia

รายละเอียด

ชื่อเรื่อง : Pelaksanaan Therapeutic Community Dan Rehabilitasi Terpadu Bagi Narapidana Narkotika Dan Psikotropika Di Lembaga Pemasyarakatan Klas I Medan Dihubungkan Dengan Tujuan Sistem Pemasyarakatan
นักวิจัย : M. Tavip
คำค้น : therapeutic community , rehabilitasi terpadu , pemasyarakatan
หน่วยงาน : University of Sumatera Utara Library, Indonesia
ผู้ร่วมงาน : Prof. Dr. Bismar Nasution, SH, MH; Prof. Dr. Alvi Syahrin, SH, MS; Dr. Sunarmi, SH, M.Hum
ปีพิมพ์ : 2552
อ้างอิง : Franz , http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/5029
ที่มา : -
ความเชี่ยวชาญ : -
ความสัมพันธ์ : -
ขอบเขตของเนื้อหา : -
บทคัดย่อ/คำอธิบาย :

Program rehabilitasi narkotika merupakan serangkaian upaya yang terkoordinasi dan terpadu, terdiri atas upaya-upaya medik, bimbingan mental, psikososial, keagamaan, pendidikan dan latihan vokasional untuk meningkatkan kemampuan penyesuaian diri, kemandirian dan menolong diri sendiri serta mencapai kemampuan fungsional sesuai dengan potensi yang dimiliki, baik fisik, mental, sosial dan ekonomi. Pada akhirnya mereka diharapkan dapat mengatasi masalah penyalahgunaan narkoba dan kembali berinteraksi dengan masyarakat secara wajar. Salah satu metode yang digunakan dalam pelayanan dan rehabilitasi penyalahguna narkoba adalah therapeutic community yang pada mulanya ditujukan bagi pasien-pasien psikiatri yang dikembangkan sejak perang dunia kedua. Permasalahan yang diajukan adalah bagaimanakah konsep therapeutic community dan rehabilitasi terpadu terhadap pelaku tindak pidana narkotika dan psikotropika; bagaimana pelaksanaan therapeutic community dan rehabilitasi terpadu dalam pembinaan terhadap narapidana pelaku tindak pidana narkotika dan psikotropika; apakah yang menjadi kendala dalam berlangsungnya pembinaan bagi narapidana tindak pidana narkotika dan psikotropika. Sifat penelitian ini adalah deskriptif analitis, yaitu mendeskripsikan, menggambarkan, menelaah dan menjelaskan secara analitis permasalahan yang dikemukakan. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data sekunder, yang sumbernya berasal dari perundang-undangan, karya tulis ilmiah, laporan penelitian, jurnal dan putusan-putusan hakim. Disamping itu juga untuk mendukung data sekunder, digunakan data primer yang sumbernya berasal dari narasumber atau responden, dalam hal ini pakar hukum pidana dan kriminologi, Kepala dan Petugas Lembaga Pemasyarakatan, Kepala dan Petugas Badan Narkotika Propinsi Sumatera Utara dan narapidana narkotika dan psikotropika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode therapeutic community adalah merupakan sebuah ”keluarga” terdiri atas orang-orang yang mempunyai masalah-yang sama dan memiliki tujuan yang sama, yaitu menolong diri sendiri dan sesama yang oleh seseorang dari mereka, sehingga terjadi perubahan tingkah laku dari yang negatif ke arah tingkah laku yang positif. Metode therapeutic community ini merupakan metode pembinaan yang dilaksanakan dibeberapa lembaga pemasyarakatan terhadap narapidana tindak pidana narkotika dan psikotropika. Program rehabilitasi terpadu yang dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan Klas I Medan merupakan sebuah program yang memadukan berbagai metode yang meliputi aspek medis, sosial, kerohanian dan keterampilan. Program ini dibuat untuk membantu para warga binaan agar lepas dari ketergantungan narkotika dan psikotropika. Program ini merupakan salah satu bentuk kegiatan pengobatan dan perawatan bagi warga binaan (yang selanjutnya disebut dengan residen) yang mengalami ketergantungan narkoba. Rehabilitasi sosial merupakan suatu kegiatan pembinaan yang bertujuan untuk membimbing narapidana mengembangkan sikap kemasyarakatan dan menanamkan sikap prososial, sehingga mereka nantinya dapat kembali ke masyarakat dan tidak mengulangi tindakan penyalahgunaan narkoba setelah bebas. Peneliti menyarankan agar adanya kebijakan berupa mengurangi/membatasi tahanan/narapidana ke Lapas/Rutan serta dengan mempercepat proses pengeluaran narapidana dari lembaga pemasyarakatan secara sistematis dan bertanggungjawab. Dengan melihat hasil penelitian, maka diharapkan dapat meningkatkan dukungan berbagai pihak untuk tetap menjalankan program therapeutic community dan rehabilitasi terpadu sebagai salah satu bentuk treatment bagi narapidana tindak pidana narkotika dan psikotropika.

09E01878

บรรณานุกรม :
M. Tavip . (2552). Pelaksanaan Therapeutic Community Dan Rehabilitasi Terpadu Bagi Narapidana Narkotika Dan Psikotropika Di Lembaga Pemasyarakatan Klas I Medan Dihubungkan Dengan Tujuan Sistem Pemasyarakatan.
    กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia.
M. Tavip . 2552. "Pelaksanaan Therapeutic Community Dan Rehabilitasi Terpadu Bagi Narapidana Narkotika Dan Psikotropika Di Lembaga Pemasyarakatan Klas I Medan Dihubungkan Dengan Tujuan Sistem Pemasyarakatan".
    กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia.
M. Tavip . "Pelaksanaan Therapeutic Community Dan Rehabilitasi Terpadu Bagi Narapidana Narkotika Dan Psikotropika Di Lembaga Pemasyarakatan Klas I Medan Dihubungkan Dengan Tujuan Sistem Pemasyarakatan."
    กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia, 2552. Print.
M. Tavip . Pelaksanaan Therapeutic Community Dan Rehabilitasi Terpadu Bagi Narapidana Narkotika Dan Psikotropika Di Lembaga Pemasyarakatan Klas I Medan Dihubungkan Dengan Tujuan Sistem Pemasyarakatan. กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia; 2552.