| ชื่อเรื่อง | : | Analisa Struktur Marka Kerucut Dengan Dasar Beton Yang Dikenai Beban Impak |
| นักวิจัย | : | Rahmawaty |
| คำค้น | : | traffic cone , marka kerucut , stabilitas , fleksibilitas , beban impak |
| หน่วยงาน | : | University of Sumatera Utara Library, Indonesia |
| ผู้ร่วมงาน | : | Prof. Dr. Ir. Bustami Syam, MSME. ; Prof.Dr.Ir. Samsul Rizal, M.Eng. ; Prof. Basuki Wirjosentono, MS, Ph.D |
| ปีพิมพ์ | : | 2552 |
| อ้างอิง | : | Muswita Widya Rahma , http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/4721 |
| ที่มา | : | - |
| ความเชี่ยวชาญ | : | - |
| ความสัมพันธ์ | : | - |
| ขอบเขตของเนื้อหา | : | - |
| บทคัดย่อ/คำอธิบาย | : | Rancangan sebuah marka kerucut yang baik harus mempertimbangkan bentuk dan berat dasar untuk meningkatkan stabilitas marka kerucut. Dalam penelitian ini usaha menjaga stabilitas adalah dengan memodifikasi struktur bawah dengan dasar beton. Usaha untuk menjaga stabilitas dan fleksibilitas dari marka kerucut dilakukan dengan memotong bagian dasar dari marka kerucut komersial. Kemudian dengan dasar beton dihubungkan dengan empat lembar karet (strip karet) dengan kekerasan 79-81 D sebagai penyokong berat. Strip karet dan dasar beton dihubungkan dengan menggunakan baut dan mur sebagai pengikat di antaranya yaitu pada lokasi 1, 2 dan 3. Metode pengujian dilakukan dengan ayunan bandul bola beton 8,5 kg. Dasar penentuan jarak titik impak efektif diperoleh dari pengujian sepeda motor dan mobil. Untuk mendapatkan variasi energi beban impak dilakukan dengan mengatur tinggi beban impak yang berbeda yaitu h1, h2, h3 dan h4. Energi impak yang diperoleh dalam pengujian untuk masing-masing diatas adalah 20,35 Joule untuk h1, 30,01 Joule untuk h2, 43,5 Joule untuk h3 dan 64,02 Joule untuk h4. Dengan menggunakan energi impak tersebut diatas diperoleh bahwa jika sambungan baut dan mur dipasang pada lokasi 1 dan 2 konstruksi marka kerucut dasar beton tidak stabil, akan tetapi jika dipasang pada lokasi 3 konstruksi marka kerucut dasar beton lebih stabil (tidak jatuh). Klarifikasi kestabilan struktur menggunakan simulasi komputer software MSC Nastran dan Ansys yaitu dengan melihat respon dinamik pada tiga titik permukaan kerucutnya. Beban impak diberikan pada struktur kerucut bagian atas dengan model beban berupa tegangan (?(t)). Hasil simulasi menunjukan bahwa tegangan normal maksimum sumbu –X sebesar 13,02 MPa (node 3547 titik b), tegangan normal maksimum sumbu –Y dan –Z sebesar 0,489 MPa (node 5935 dan 4082 titik b), dan tegangan maksimum VonMises sebesar 37,6 MPa (node 3547 titik a). Hasil klarifikasi respon dinamik pada tiga titik menunjukkan distribusi tegangan yang terjadi semakin kecil mendekati dasar marka kerucut. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa beton sebagai dasar struktur bagian bawah kerucut, mampu menjaga stabilitas dari suatu marka kerucut. 09E02281 |
| บรรณานุกรม | : |
Rahmawaty . (2552). Analisa Struktur Marka Kerucut Dengan Dasar Beton Yang Dikenai Beban Impak.
กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia. Rahmawaty . 2552. "Analisa Struktur Marka Kerucut Dengan Dasar Beton Yang Dikenai Beban Impak".
กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia. Rahmawaty . "Analisa Struktur Marka Kerucut Dengan Dasar Beton Yang Dikenai Beban Impak."
กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia, 2552. Print. Rahmawaty . Analisa Struktur Marka Kerucut Dengan Dasar Beton Yang Dikenai Beban Impak. กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia; 2552.
|
