ridm@nrct.go.th   ระบบคลังข้อมูลงานวิจัยไทย   รายการโปรดที่คุณเลือกไว้

Pemanfaatan Limbah Botol Plastik Polietilena Tereftalat (Pet) Sebagai Matriks Dalam Pembuatan Komposit Dengan Penguat Fiber Glass

หน่วยงาน University of Sumatera Utara Library, Indonesia

รายละเอียด

ชื่อเรื่อง : Pemanfaatan Limbah Botol Plastik Polietilena Tereftalat (Pet) Sebagai Matriks Dalam Pembuatan Komposit Dengan Penguat Fiber Glass
นักวิจัย : Zulnari
คำค้น : komposit , polietilena tereftalat (pet) , fiber glass , o-klorofenol
หน่วยงาน : University of Sumatera Utara Library, Indonesia
ผู้ร่วมงาน : Ir. Indra Surya, M.Sc
ปีพิมพ์ : 2551
อ้างอิง : Sundari , http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/4387
ที่มา : -
ความเชี่ยวชาญ : -
ความสัมพันธ์ : -
ขอบเขตของเนื้อหา : -
บทคัดย่อ/คำอธิบาย :

Telah dilakukan penelitian pembuatan komposit dati limbah botol plastik PET dengan menggunakan metode cetak tekan. Untuk mengetahui kualitas produk komposit dan menyelidiki peranan bahan pelunak (o-klorofenol) terhadap peningkatan adhesi permukaan fiber glass dengan matrik PET dapat dilakukan dengan analisa uji tarik, analisa fraktografi, analisa termal dan analisa gugus fungsi. Dari hasil analisa uji tarik untuk komposit I lapis fiber glass diperoleh kekuatan tarik maksimum pada 37,8 % o-klorofenol dengan tegangan sebesar 125, 78 Mpa, untuk komposit 2 lapis fiber glass diperoleh kekuatan tarik maksimum pada 50,4 % o-klorofenol dengan tegangan 209,43 Mpa, sedangkan untuk komposit 3 lapis fiber glass diperoleh kekuatan tarik maksimum pada 63,0 % o-klorofenol dengan tegangan sebesar 396,22 Mpa, hal ini membuktikan semakin tebal fiber glass dan banyaknya o-klorofenol yang digunakan maka semakin meningkat pula kekuatan tarik komposit. Hasil analisa fraktografi memperlihatkan bahwa struktur permukaan patah untuk masing-masing komposit tergolong bentuk semi getas sedangkan untuk PET tergolong bentuk getas. Dari analisa sifat-sifat termal memperlihatkan bahwa semakin tinggi o-klorofenol yang digunakan maka tingkat kelarutan dan interaksi dipol-dipol yang terjadi pada gugus polar PET semakin meningkat sehingga menyebabkan temperatur kristalisasi dan kalor yang dibutuhkan untuk meleleh semakin rendah. Untuk analisa gugus fungsi, pada spektrum FT-IR memperlihatkan untuk masing-masing komposit sangat jelas munculnya puncak serapan O-H pada bilangan gelombang 3500-3200 cm, ini merupakan puncak khas gugus fenol dari o-klorofenol. Selanjutnya juga sangat jelas terlihat adanya puncak serapan C=O pada bilangan gelombang 1725-1700 cm, ini merupakan puncak khas gugus karbonil dari PET itu sendiri. Puncak serapan lainnya terlihat semakin kecil dan bahkan ada yang hilang seiring dengan banyaknya o-klorofenol yang digunakan.

05012340

บรรณานุกรม :
Zulnari . (2551). Pemanfaatan Limbah Botol Plastik Polietilena Tereftalat (Pet) Sebagai Matriks Dalam Pembuatan Komposit Dengan Penguat Fiber Glass.
    กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia.
Zulnari . 2551. "Pemanfaatan Limbah Botol Plastik Polietilena Tereftalat (Pet) Sebagai Matriks Dalam Pembuatan Komposit Dengan Penguat Fiber Glass".
    กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia.
Zulnari . "Pemanfaatan Limbah Botol Plastik Polietilena Tereftalat (Pet) Sebagai Matriks Dalam Pembuatan Komposit Dengan Penguat Fiber Glass."
    กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia, 2551. Print.
Zulnari . Pemanfaatan Limbah Botol Plastik Polietilena Tereftalat (Pet) Sebagai Matriks Dalam Pembuatan Komposit Dengan Penguat Fiber Glass. กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia; 2551.