ridm@nrct.go.th   ระบบคลังข้อมูลงานวิจัยไทย   รายการโปรดที่คุณเลือกไว้

Keanekaragaman Plankton Dan Keterkaitannya Dengan Kualitas Air Di Parapat Danau Toba

หน่วยงาน University of Sumatera Utara Library, Indonesia

รายละเอียด

ชื่อเรื่อง : Keanekaragaman Plankton Dan Keterkaitannya Dengan Kualitas Air Di Parapat Danau Toba
นักวิจัย : Yazwar
คำค้น : -
หน่วยงาน : University of Sumatera Utara Library, Indonesia
ผู้ร่วมงาน : Prof. Dr. Ing. Ternala Alexander Barus, M.Sc; Prof. Dr. Retno Widhiastuti, MS
ปีพิมพ์ : 2551
อ้างอิง : Franz , http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/5788
ที่มา : -
ความเชี่ยวชาญ : -
ความสัมพันธ์ : -
ขอบเขตของเนื้อหา : -
บทคัดย่อ/คำอธิบาย :

Penelitian tentang “Keanekaragaman Plankton dan Keterkaitannya Dengan Kualitas Air di Parapat Danau Toba” telah dilakukan pada bulan Januari sampai dengan Maret 2008. Sampel diambil dari tiga stasiun pengamatan, dan pada setiap stasiun pengamatan dilakukan sembilan kali ulangan. Titik pengambilan sampel ditentukan dengan menggunakan metode Purposive Random Sampling. Sampel diambil dengan menggunakan Plankton Net. Identifikasi sampel dilakukan dilaboratorium Ekologi, Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara Medan. Dari hasil penelitian didapatkan sebanyak 7 kelas plankton yang terdiri dari 3 kelas fitoplankton yaitu Bacillariophyceae, Chlorophyceae, Xanthophyceae dan 4 kelas zooplankton yaitu Calanoida, Crustaceae, Cyclopoida, dan Monogononta. Nilai kelimpahan, kepadatan relatif dan frekuensi kehadiran rata- rata tertinggi terdapat pada Stasiun I yaitu dari genus Trichocerca dari kelas Monogononta sebesar 126,98 ind/L, 10,07 % dan 100 % sedangkan nilai kelimpahan, kepadatan relatif dan frekuensi kehadiran yang terendah adalah dari genus Bacillaria, Coscinodiscus dari kelas Bacillariophyceae, genus Pleurodiscus, Sphaeroplea dari kelas Chlorophyceae dan dari genus Chlorobotrys dari kelas Xantophyceae sebesar 18,14 ind/L, 1,44 % dan 22,22 %. Nilai indeks keanekaragaman tertinggi yaitu 3,36 ditemukan pada Stasiun 3 sedangkan nilai indeks keanekaragaman terendah yaitu 3,06 yang ditemukan pada Stasiun 2. Nilai indeks keseragaman tertinggi yaitu 0,99 terdapat pada Stasiun 2 dan yang terendah yaitu 0,95 yang terdapat pada stasiun 1. Nilai Indeks Similaritas tertinggi yaitu 79,31% antara Stasiun 2 dan 3, sedangkan yang terendah sebesar 58,33%.antara Stasiun 1 dan 2. Uji statistic Kruskal- Wallis menunjukkan bahwa suhu, kecerahan, COD, DO, fosfat, nitrit, amoniak, besi dan klorida berbeda sangat nyata antara ketiga stasiun penelitian. Uji t Hutcheson menunjukkan nilai indeks keanekaragaman dan kelimpahan plankton antara Stasiun 1 dan Stasiun 2, Stasiun 1 dan Stasiun 3 berbeda sangat nyata, sedangkan antara Stasiun 2 dan Stasiun 3 hanya berbeda nyata. Kualitas air berdasarkan sifat fisika-kimia Perairan Danau Toba menurut PP No. 82 Tahun 2001 dan Metode Storet tergolong tercemar sedang sampai berat.

08E00842

บรรณานุกรม :
Yazwar . (2551). Keanekaragaman Plankton Dan Keterkaitannya Dengan Kualitas Air Di Parapat Danau Toba.
    กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia.
Yazwar . 2551. "Keanekaragaman Plankton Dan Keterkaitannya Dengan Kualitas Air Di Parapat Danau Toba".
    กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia.
Yazwar . "Keanekaragaman Plankton Dan Keterkaitannya Dengan Kualitas Air Di Parapat Danau Toba."
    กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia, 2551. Print.
Yazwar . Keanekaragaman Plankton Dan Keterkaitannya Dengan Kualitas Air Di Parapat Danau Toba. กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia; 2551.