| ชื่อเรื่อง | : | Tindak Ilokusi Permintaan Maaf Dan Tindak Ilokusi Keluhan Dalam Bahasa Indonesia (Studi Kasus Mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris D3 Fakultas Sastra USU |
| นักวิจัย | : | Rosnani Pane |
| คำค้น | : | linguistik |
| หน่วยงาน | : | University of Sumatera Utara Library, Indonesia |
| ผู้ร่วมงาน | : | Prof. Bahren Umar Siregar, Ph.D |
| ปีพิมพ์ | : | 2551 |
| อ้างอิง | : | Renny Widiastuti , http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/5649 |
| ที่มา | : | - |
| ความเชี่ยวชาญ | : | - |
| ความสัมพันธ์ | : | - |
| ขอบเขตของเนื้อหา | : | - |
| บทคัดย่อ/คำอธิบาย | : | Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak ilokusi permintaan maaf dan tindak ilokusi keluhan dalam bahasa Indonesia,serta mendeskripsikan ungkapan kesopanan tindak ilokusi permintaan maaf dan tindak ilokusi keluhan dalam bahasa Indonesia yang sesuai dengan kebudayaan Indonesia. Sebagai suatu studi kasus, data dikumpulkan melalui angket terbuka yang diberikan kepada subyek penelitian, yaitu delapan situasi yang berhubungan dengan permintaan maaf dan delapan situasi yang berhubungan dengan tindak ilokusi keluhan. Subyek penelitian adalah 50 orang mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris D3 Fakultas Sastra USU, yang bahasa pertamanya adalah bahasa Indonesia. Melalui hasil penelitian diperoleh kesimpulan. Pertama, TIPM dalam bahasa Indonesia diungkapkan dengan menggunakan 10 siasat, yaitu :1. Salam ; 2.Sapaan ; 3. Ungkapan permintaan maaf; 4. Pendahuluan/Pembuka; 5. Penjelasan terhadap situasi ; 6.Pernyataan pertanggungjawaban; 7.Tawaran perbaikan / pergantian ; 8. Janji untuk tidak mengulangi ; 9. Ungkapan hiburan; 10. Penutup. Kedua, TIK dalam bahasa Indonesia diungkapkan dengan menggunakan 10 siasat, yaitu:1.Salam ; 2. Sapaan ; 3. Ungkapan permintaan maaf; 4. Penjelasan/Pendahuluan ; 5. Keluhan ; 6. Pembenaran ; 7. Kritik ; 8. Solusi permintaan ; 9. Permohonan agar tidak terulang; 10. Ancaman.Ketiga, penutur akan memilih siasat tindak ilokusi permintaan maaf dan keluhan yang digunakan bergantung konteks sesuai dengan kompetensi bahasa Indonesia yang telah diperolehnya.Keempat, penutur akan memilih siasat tindak ilokusi permintaan maaf dan ke1uhan tertentu bergantung konteks, sebagai ungkapan kesopanan sesuai kebudayaan Indonesia; a. Untuk TIPM dalam bahasa Indonesia, pada konteks formal karena ada perbedaan status sosial antara Pn dan Pt, kesopanan diungkapkan dengan pemakaian hampir semua siasat diantara 10 siasat. Sedangkan pada konteks akrab, karena tidak ada perbedaan status sosial, diungkapkan dengan lebih sederhana, seperti tanpa siasat salam atau pendahuluan; b. Untuk TIK dalam bahasa Indonesia pada konteks formal, kesopanan diungkapkan dengan pemakaian siasat salam, sapaan, ungkapan, permintaan maaf, dan penjelasan atau pembuka terlebih dahulu. Kemudian baru Pn mengungkapkan keluhannya dan ditutup dengan solusi permintaan. Sedangkan pada konteks akrab diungkapkan sering tanpa menggunakan salam, sapaan, ungkapan, permintaan maaf dan penjelasan atau pembuka, tetapi Pn cenderung langsung mengungkapkan keluhannya. D0200416 |
| บรรณานุกรม | : |
Rosnani Pane . (2551). Tindak Ilokusi Permintaan Maaf Dan Tindak Ilokusi Keluhan Dalam Bahasa Indonesia (Studi Kasus Mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris D3 Fakultas Sastra USU.
กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia. Rosnani Pane . 2551. "Tindak Ilokusi Permintaan Maaf Dan Tindak Ilokusi Keluhan Dalam Bahasa Indonesia (Studi Kasus Mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris D3 Fakultas Sastra USU".
กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia. Rosnani Pane . "Tindak Ilokusi Permintaan Maaf Dan Tindak Ilokusi Keluhan Dalam Bahasa Indonesia (Studi Kasus Mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris D3 Fakultas Sastra USU."
กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia, 2551. Print. Rosnani Pane . Tindak Ilokusi Permintaan Maaf Dan Tindak Ilokusi Keluhan Dalam Bahasa Indonesia (Studi Kasus Mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris D3 Fakultas Sastra USU. กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia; 2551.
|
