| ชื่อเรื่อง | : | Keragaan Pertumbuhan Acacia Mangium Willd Pada Lahan Bekas Tambang Timah (Studi Kasus Di Areal Kerja PT. Timah tbk) |
| นักวิจัย | : | Latifah, Siti |
| คำค้น | : | ilmu pengetahuan kehutanan |
| หน่วยงาน | : | University of Sumatera Utara Library, Indonesia |
| ผู้ร่วมงาน | : | Setiadi, Yadi |
| ปีพิมพ์ | : | 2551 |
| อ้างอิง | : | Mas Irwan Syahputra , http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/4722 |
| ที่มา | : | - |
| ความเชี่ยวชาญ | : | - |
| ความสัมพันธ์ | : | - |
| ขอบเขตของเนื้อหา | : | - |
| บทคัดย่อ/คำอธิบาย | : | Penambangan pada areal kerja PT. Timah Tbk merupakan penambangan terbuka. Untuk mendapatkan lapisan bijih yang mengandung timah maka kegiatan pembukaan hutan, pengupasan, dan penimbunan tanah hutan tidak dapat dihindarkan. Pengupasan lapisan tanah hutan berdampak pada ekosistem hutan, karena mahluk hidup penyusun hutan terletak pada horison top soil A dan B akan terganggu. Selain itu kegiatan penambangan dapat menurunkan keanekaragaman spesies tumbuhan dan hewan, meningkatkan erosi, pencemaran perairan, dan perubahan kondisi iklim mikro. Akibat hilangnya fungsi hutan tersebut, maka stabilitas dan produktivitas lahan akan menurun. Menyadari akan dampak negatif akibat penambangan dan mengacu, pada berbagai undang-undang, peraturan pemerintah, instruksi pemerintah dan keputusan menteri pertambangan, secara intensif PT. Timah Tbk sejak tahun 1992 telah melakukan kegiatan revegetasi pada lahan-lahan terbuka bekas aktivitas penambangan timah tersebut dengan tanaman A. mangium. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai keragaan pertumbuhan tegakan A. mangium yang ditentukan oleh: (1) bentuk hubungan antara beberapa sifat fisik lingkungan dengan peninggi tegakan A. mangium (2) bentuk kurva pertumbuhan tegakan A. mangium yang tumbuh di lahan tailing bekas tambang timah. Penelitian ini dilakukan di areal revegetasi bekas tambang timah PT. Timah Tbk di Pulau Bangka. Penelitian dilaksanakan selama 4 bulan yang dimulai pada bulan November 1999 sampai dengan Februari 2000. Obyek yang diteliti adalah tegakan A. mangium umur 2 tahun (tahun tanam 1996) sampai dengan umur 6 tahun (tahun tanam 1992). Plot-plot contoh berukuran 0,1ha dibuat sebanyak 1% dari luas areal tahun tanam, 1992 sampai dengan 1996 . Untuk mengetahui keragaan pertumbuhan hasil kegiatan revegetasi maka data contoh tanaman dihitung persentase hidup tanaman, peninggi tegakan, penampang perakaran, volume, LBDS dan penutupan tajuk. Data eontoh tanah dianalisis karakteristik kimianya yaitu kandungan N (%), P (ppm), K (ppm), Ca (ppm), C (%), Rasio CIN, dan pH tanah. Untuk mengetahui dinamika masyarakat tumbuhan, dilakukan perhitungan individu per jenis untuk semua tipe vegetasi lokal yang masuk ke dalam plot-plot pengamatan (pohon, semak, herba, rumput-rumputan dan paku-pakuan). Data tersebut selanjutnya dianalisis untuk mengetahui (a) hubungan antara keadaan tempat tumbuh dengan peninggi tegakan A. mangium, (b) fungsi hasil tegakan A. mangium tanpa penjarangan, (c) hubungan antara penampang perakaran dengan diameter dan tinggi tegakan A. mangium, dan (d) perbandingan relative penilaian terhadap keberhasilan revegetasi tegakan A. mangium. Dari hasil perhitungan, diperoleh bahwa persentase hidup tanaman A. mangium dari umur 2-6 tahun berturut-turut 83%, 84%, 82%, 82% dan 73%. Penutupan tajuk pada tegakan umur 2-6 tahun berturut-turut 18%, 19%,20%,20% dan 25%. Rata-rata perkembangan akar vertikal dari umur 4-6 tahun adalah 90 cm, 118 cm, dan 199 cm. Sedangkan rata-rata panjang akar horisontalnya berturut-turut 193 cm, 285 cm, dan 432 cm. Total jenis tumbuhan lokal yang menginvansi lahan bekas tambang yang te1ah direvegetasi sebanyak 58 jenis. Tumbuhani lokal tersebut terbagi menjadi golongan herba sebanyak 17 jenis, paku-pakuan sebanyak 5 jenis, perdu 9 jenis, pohon 12 jenis rumput 9 jenis dan semak 6 jenis. Persamaan regrcsi terbaik untuk menyatakan hubungan antara keadaan tempat tumbuh dengan peninggi tegakan A. mangium adalah Log Y = 1,3857-1,4576X1+ 0,0618X2 0,0537X3+ 0,0049X6 + 0,0061Xll dengan R292,63%. Dari persamaan tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan A. mangium di lahan revegetasi berkorelasi positif dengan kandungan N, kandungan C dan persentase kemiringan lereng, sedangkan 1/umur dan kandungan P berkorelasi negatif dengan pertumbuhan A. mangium. Persamaan regresi terbaik untuk menyatakan pertumbuhan hasil tegakan A. mangium adalah adalah Y= exp (3,7559 - 3,4703t-l - 274,503N-1 ) untuk Y adalah rataan tinggi pohon dengan koofisien determinasi (R2) 90,72%, dan MSE 0,1382. Untuk peubah diameter Y= exp (1,5040) t0,7759 dengan koofisien determinasi (R2) 92,16%, dan MSE 0,0078. Untuk peubah luas bidang dasar tegakan Y= exp (4,4569- 4,8561t-1 - 626,5498N-1) dengan koofisien determinasi (R2) 92,67%, dan MSE 0,1670 Sedangkan untuk peubah volume tegakan Y= exp (7,4143 - 8,3264t-1 901,0531N-1) dengan koofisien determinasi (R2) 92,96%, dan MSE 0,2829. Tiap tahunan berjalan (CAI) untuk volume maksimum tegakan A. mangium dicapai pada umur 5 tahun. Persamaan regresi terbaik untuk menyatakan hubungan antara penampang perakaran dengan diameter dan tinggi tegakan A. mangium adalah V = -2,3287 + 3,4586/t + 0,1778D + 0,0006D2 T untuk V adalah penampang akar vertikal dengan koofisien determinasi (R2) 80,84%, MSE 0,0614. Sedangkan untuk penampang perakaran horisontalnya H = -8,0054 + 11,2181/t + 0,5597D + 0,0009D2 T dengan koofisien determinasi (R2) 78,09%, MSE 0,3699. Secara umum menunjukkan bahwa panjang akar horizontal lebih panjang daripada akar vertikalnya. Kurva pertumbuhan tegakan A. mangium yang menyatakan hubungan antara umur dengan dimensi tegakan yaitu tinggi, diameter, luas bidang dasar tegakan, dan volume sampai umur 6 tahun menunjukkan tahap pertumbuhan linier, yang berarti tegakan A. mangium telah mampu beradaptasi dengan kondisi tempat tumbuhnya. Rata-rata persentase perbandingan dimensi tegakan A. mangium pada lahan revegetasi dengan lahan HTI sebesar 84% sedangkan rata-rata persentase perbandingan sifat kimia tanahnya sebesar 76%. Total nilai skoring dari dimensi tegakan A. mangium dan sifat kimia tanah sebesar 84 yang berarti bahwa hasil kegiatan revegetasi yang, telah dilakukan oleh PT. Timah pada lahan bekas tambangnya berhasil. D0100829 |
| บรรณานุกรม | : |
Latifah, Siti . (2551). Keragaan Pertumbuhan Acacia Mangium Willd Pada Lahan Bekas Tambang Timah
(Studi Kasus Di Areal Kerja PT. Timah tbk).
กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia. Latifah, Siti . 2551. "Keragaan Pertumbuhan Acacia Mangium Willd Pada Lahan Bekas Tambang Timah
(Studi Kasus Di Areal Kerja PT. Timah tbk)".
กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia. Latifah, Siti . "Keragaan Pertumbuhan Acacia Mangium Willd Pada Lahan Bekas Tambang Timah
(Studi Kasus Di Areal Kerja PT. Timah tbk)."
กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia, 2551. Print. Latifah, Siti . Keragaan Pertumbuhan Acacia Mangium Willd Pada Lahan Bekas Tambang Timah
(Studi Kasus Di Areal Kerja PT. Timah tbk). กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia; 2551.
|
