| ชื่อเรื่อง | : | Keanekaragaman Hayati Ekosistem Danau Toba Dan Upaya Pelestariannya |
| นักวิจัย | : | Barus, Ternala Alexander |
| คำค้น | : | keanekaragaman hayati , ekosistem , danau toba |
| หน่วยงาน | : | University of Sumatera Utara Library, Indonesia |
| ผู้ร่วมงาน | : | - |
| ปีพิมพ์ | : | 2551 |
| อ้างอิง | : | Yuri Tiopan Napitupulu , http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/735 |
| ที่มา | : | - |
| ความเชี่ยวชาญ | : | - |
| ความสัมพันธ์ | : | - |
| ขอบเขตของเนื้อหา | : | - |
| บทคัดย่อ/คำอธิบาย | : | Laju pembangunan yang makin meningkat, diiringi dengan pertambahan penduduk dunia yang sangat cepat, telah menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap sumber daya alam dan lingkungan. Ekosistem air yang merupakan bagian dari sumber daya alam juga tidak luput dari segala dampak negatif yang ditimbulkan oleh peningkatan aktivitas manusia dalam mengeksploitasi sumber daya alam dan lingkungan tersebut. Banyak orang yang beranggapan bahwa persediaan air tawar di planet bumi ini tidak terbatas, dan menggunakan air seakan-akan air tidak akan pernah habis. Seperti kita ketahui bersama bahwa lebih kurang tiga perempat bagian dari permukaan bumi tertutup air. Dari segi ekosistem kita dapat membedakan air tawar, air laut, dan air payau. Dari ketiga ekosistem perairan tersebut, air laut dan air payau merupakan bagian yang terbesar, yaitu lebih dari 97%. Jumlah keseluruhan air yang terdapat di planet bumi adalah sekitar 1,4 miliar kilometer kubik. Dari jumlah tersebut volume air tawar hanya berkisar 36 juta kilometer kubik atau hanya sekitar 2,6%. Sebagian besar dari volume air tawar tersebut terdapat dalam bentuk es kutub, gletser di pegunungan, air tanah, dan air di atmosfer, sehingga dari perhitungan para ahli hanya tersedia sekitar 34.000 kilometer kubik yang dapat dimanfaatkan langsung oleh manusia dan makhluk hidup lain. Keseluruhan air di bumi terdapat dalam suatu siklus hidrologi yaitu sebuah proses sirkulasi air dari bumi ke atmosfer dan sebaliknya. Bila dibandingkan dengan ekosistem daratan dan lautan, luas ekosistem air tawar, seperti sungai dan danau, sangatlah kecil. Tetapi ekosistem yang kecil ini adalah habitat bagi sebagian besar spesies yang ada di bumi. Di ekosistem air tawar hidup 10% spesies lebih banyak bila dibandingkan dengan yang terdapat di daratan. Sebanyak 12% dari seluruh fauna yang terdapat di bumi, termasuk 41% dari seluruh spesies ikan yang telah teridentifikasi hidup di ekosistem air tawar yang luasnya hanya sekitar 1% dari keseluruhan area permukaan bumi. 08E00150 |
| บรรณานุกรม | : |
Barus, Ternala Alexander . (2551). Keanekaragaman Hayati Ekosistem Danau Toba Dan Upaya Pelestariannya.
กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia. Barus, Ternala Alexander . 2551. "Keanekaragaman Hayati Ekosistem Danau Toba Dan Upaya Pelestariannya".
กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia. Barus, Ternala Alexander . "Keanekaragaman Hayati Ekosistem Danau Toba Dan Upaya Pelestariannya."
กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia, 2551. Print. Barus, Ternala Alexander . Keanekaragaman Hayati Ekosistem Danau Toba Dan Upaya Pelestariannya. กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia; 2551.
|
