| ชื่อเรื่อง | : | Perlindungan Hak-Hak Tertanggung Dalam Perjanjian Asuransi (Studi Pada Asuransi Takaful Keluarga Medan) |
| นักวิจัย | : | Fitri Handayani |
| คำค้น | : | kenotariatan |
| หน่วยงาน | : | University of Sumatera Utara Library, Indonesia |
| ผู้ร่วมงาน | : | Dr. Runtung Sitepu, S.H., M.Hum |
| ปีพิมพ์ | : | 2551 |
| อ้างอิง | : | Renny Widiastuti , http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/5539 |
| ที่มา | : | - |
| ความเชี่ยวชาญ | : | - |
| ความสัมพันธ์ | : | - |
| ขอบเขตของเนื้อหา | : | - |
| บทคัดย่อ/คำอธิบาย | : | Lembaga Asuransi merupakan jenis lembaga baru yang belum ada pada awal perkembangan Fiqh Islam, sehingga menimbulkan perbedaan pendapat di antara para ahli Fiqh, ulama tentang hukum perasuransian. Ada pendapat yang mengharamkan asuransi, karena dikhawatirkan mengandung unsur gharar (ketidekpaatian), maisir (judi) dan riba (bunga uang), ada yang menghalalkan dan ada yang membolehkan terhadap asuransi tertentu, Asuransi Takaful merupakan alternatif terhadap sistem asuransi konvensional yang dikenal selama ini. Dalam hal ini perusahaan Asuransi Takaful menawarkan jasa perlindungan untnk bencana dan malapetaka terhadap diri maupun harta benda peserta (tertanggung). Permasalahan pada tesis ini adalah apakah Asuransi Takaful juga menggunakan prinsip-prinsip asuransi konvensional, bagaimana proses klaim pada Asuransi Takaful dan bagaimana perlindungan hak-hak dari peserta (tertanggung) yang tidak dapat melanjutkan pembayaran premi. Tuiuan penelitian ini adalah untnk mengetahui apakah Asuransi Takaful juga menggunakanprinsip-prinsip konvensional, untnk mengetahui proses klaim pada Asuransi Takaful, dan untnk mengetahi sejauh mana perlindungan hak-hak peserta (tertanggung) yang tidak dapat melanjutkan pembayaran premi. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif analisis dengan pendekatan yuridis sosiologis, Responden/sampel dalarn penelitian ini ditentukan secara purposive sampling, sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan stndi dokumentasi, wawancara dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa Asuransi Takaful adalah salah satn asuransi yang masih tnnduk pada Undang-undangNomor 2 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian. Jadi prinsip-prinsip Asuransi Takaful masih mengacu pada undang-undang tersebut, seperti adanya prinsip indemnitns, prinsip kepentingan yang dapat diasuransikan, prinsip kejnjuran yang sempurna dan prinsip pengalihan hak. Walaupun dalam teorinya sama, namun dalam prakeknya berbeda Asuransi Takaful lebih menekanken kepada rasa tolong-menolong, saling tanggung-menanggung di antara peserta yang terkena musibah. Dan kerjasama antara peserta dan perusahaan didasarkan pada prinsip mudharabah (bagi hasil). Proses klaim pada Asuransi Takaful Keluarga yaitu peserta harus melapor ke bagian klaim 3x24 jam, lalu peserta diberi blanko yang harus diisi lengkap, lain kantor cabang melaporkan klaim ke kantor pusat, kemudian keluarlah Surat Perintah Kerja (SPK), setelah itu dilakukan pembayaran dalamjangka waktn 14 hari kerja Perlindungan hak-hak peserta yang tidak dapat melanjutkan pembayaran premi adalah bahwa peserta tersebut dapat menerima kembali uang yang telah mereka setorkan kepada perusahaan tanpa adanya denda, Peserta tersebut diberi waktu 1 bulan sejak jatuh tempo pembayaraa Bila dalam masa kelonggaran tersebut peserta meninggal dnia, maka pembayaran manfaat takaful akan diberi, dan apabila dalam jangka wsktu yang telah ditetapkan tidak dibayarmaka kemungkinan yang tercantum dalam polisnya adalah sebagai berikut: 1. Polis dianggap batal atanpeserta mengundurkan diri, 2. Diadakan pemulihan polis alan perubahan polis dengan mentaati dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh perusahaan. Pemulihan polis dapat dilakukan menurut salah satu cara yaitu : 1. Melunasi seluruh premi lanjutan (yang telah jatuh tempo pembayaran). 2. Melunasi seluruh tabarru dari premi lanjutan yang telah jatuh tempo pembayarannya ditambah dengan tabungan jatuh tempo terakhir. Perubahan polis dapat dilakukan alas permintaan tertulis dari peserta dengan ketentuan polis masih dalam keadaan aktif Perubahan dapat meliputi alamat, ahli waris, cara bayar, jumlah premi, masa perjanjian,jenis produk dan perubahan mata uang. Adapun saran dalam penulisan tesis ini adalah 1). Perlu adanya suatu peraturan perundang-undangan yang mengamr masalah asuransi dalam Islam, dengan tujuan untuk lebih meyakinkan masyarakat bahwa asuransi dalam Islam tidak sema dengan asuransi konvensional, sehingga dengan demikian tergeraklah masyarakat unluk ikut menjadi peserta asuransi Islam (Asuransi Takaful). 2). Proses klaim pada setiap produk Asuransi Takaful Keluarga hendaknya dibedakan dalam segi pelaksanaannya, dengan demikian lebih terlihat perbedaannya di masing-masing produk. 3). Perlindungan hak-hak dari peserta yang tidak dapat melanjutkan pembayaran premi agar lebih ditingkatkan lagi, khususnya mengenai jangka waktu jatuh tempo pembayaran 1 (satu) bulan menjadi 3 (tiga) bulan. 04011736 |
| บรรณานุกรม | : |
Fitri Handayani . (2551). Perlindungan Hak-Hak Tertanggung Dalam Perjanjian Asuransi (Studi Pada Asuransi Takaful Keluarga Medan).
กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia. Fitri Handayani . 2551. "Perlindungan Hak-Hak Tertanggung Dalam Perjanjian Asuransi (Studi Pada Asuransi Takaful Keluarga Medan)".
กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia. Fitri Handayani . "Perlindungan Hak-Hak Tertanggung Dalam Perjanjian Asuransi (Studi Pada Asuransi Takaful Keluarga Medan)."
กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia, 2551. Print. Fitri Handayani . Perlindungan Hak-Hak Tertanggung Dalam Perjanjian Asuransi (Studi Pada Asuransi Takaful Keluarga Medan). กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia; 2551.
|
