ridm@nrct.go.th   ระบบคลังข้อมูลงานวิจัยไทย   รายการโปรดที่คุณเลือกไว้

Viabilitas Benih Kedelai (Glycine max (L.) Merr) Dengan Varietas Dan Kemasan Yang Berbeda Pada Beberapa Ruang Penyimpanan

หน่วยงาน University of Sumatera Utara Library, Indonesia

รายละเอียด

ชื่อเรื่อง : Viabilitas Benih Kedelai (Glycine max (L.) Merr) Dengan Varietas Dan Kemasan Yang Berbeda Pada Beberapa Ruang Penyimpanan
นักวิจัย : Julia Ernawati Hutahaean
คำค้น : kedelai , viabilitas , kemasan , ruang penyimpanan
หน่วยงาน : University of Sumatera Utara Library, Indonesia
ผู้ร่วมงาน : Sumarmadji , Damanik, B. Sengli. J.
ปีพิมพ์ : 2552
อ้างอิง : Franz , http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/3897
ที่มา : -
ความเชี่ยวชาญ : -
ความสัมพันธ์ : -
ขอบเขตของเนื้อหา : -
บทคัดย่อ/คำอธิบาย :

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek fisiologi benih kedelai berupa dinamika viabilitas benih dan menemukan cara simpan yang efektif dan sederhana untuk mempertahankan mutu benih kedelai tetap tinggi dalam penyimpanan. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih IV Dinas Pertanian Propinsi Sumatera Utara. Penelitian ini berlangsung sekitar 4 bulan yang dimulai bulan Maret 2008 s/d Juni 2008. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 2 faktor dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah varietas (V) yaitu varietas Anjasmoro (V1) dan varietas Kaba (V2). Faktor kedua adalah kemasan (K) yaitu plastik (K1), kantong terigu (K2) dan kaleng (K3). Penelitian dilaksanakan pada tiga ruang penyimpanan yang berbeda yaitu refrigerator, ruang AC dan ruang suhu kamar. Setiap tiga minggu dilakukan pengamatan terhadap kadar air, daya kecambah, kecepatan perkecambahan, laju pertumbuhan, bobot kering kecambah dan uji Tetrazolium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa benih kedelai Anjasmoro yang disimpan dalam kemasan plastik pada ruang refrigerator, ruang AC maupun ruang suhu kamar selama empat bulan masih mampu mempertahankan daya tumbuh dengan daya kecambah > 85%. Benih kedelai varietas Kaba yang disimpan dengan kemasan plastik, kantong terigu maupun kaleng yang disimpan empat bulan pada ruang refrigerator dan ruang AC masih mempunyai daya kecambah tinggi ( > 82%). Pada suhu kamar varietas Kaba yang disimpan dengan kemasan plastik, kantong terigu dan kaleng sampai minggu kesembilan daya kecambah masih tinggi (> 85%), tetapi setelah minggu kesembilan daya kecambah terus menurun drastis sampai akhir penyimpanan menjadi 59,67%; 29,67% dan 19,67% berturut-turut pada kemasan plastik, kaleng, dan kantong terigu.

09E00778

บรรณานุกรม :
Julia Ernawati Hutahaean . (2552). Viabilitas Benih Kedelai (Glycine max (L.) Merr) Dengan Varietas Dan Kemasan Yang Berbeda Pada Beberapa Ruang Penyimpanan.
    กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia.
Julia Ernawati Hutahaean . 2552. "Viabilitas Benih Kedelai (Glycine max (L.) Merr) Dengan Varietas Dan Kemasan Yang Berbeda Pada Beberapa Ruang Penyimpanan".
    กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia.
Julia Ernawati Hutahaean . "Viabilitas Benih Kedelai (Glycine max (L.) Merr) Dengan Varietas Dan Kemasan Yang Berbeda Pada Beberapa Ruang Penyimpanan."
    กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia, 2552. Print.
Julia Ernawati Hutahaean . Viabilitas Benih Kedelai (Glycine max (L.) Merr) Dengan Varietas Dan Kemasan Yang Berbeda Pada Beberapa Ruang Penyimpanan. กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia; 2552.