| ชื่อเรื่อง | : | Respon Morfogenesis Embrio Beberapa Varietas Kedelai (Glycine Max L. Merr) Pada Berbagai Konsentrasi Nacl Secara In Vitro |
| นักวิจัย | : | Lubis, Khairunnisa |
| คำค้น | : | respon morfogenesis embrio , varietas kedelai , nacl , glycine max l merr |
| หน่วยงาน | : | University of Sumatera Utara Library, Indonesia |
| ผู้ร่วมงาน | : | Muluk, Chairul , Nisa B., T. Chairun , Oeliem, T. M. Hanafiah |
| ปีพิมพ์ | : | 2551 |
| อ้างอิง | : | Sundari , http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/3866 |
| ที่มา | : | - |
| ความเชี่ยวชาญ | : | - |
| ความสัมพันธ์ | : | - |
| ขอบเขตของเนื้อหา | : | - |
| บทคัดย่อ/คำอธิบาย | : | Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi NaCl pada tahap inisiasi dan regenerasi tanaman dari embrio kedelai secara in vitro serta perubahan morfologi dan ultra struktur jaringan yang menyertainya, mengetahui perbedaan morfologi dan ultra struktur jaringan antara varietas yang tahan dan tidak tahan terhadap salinitas, serta untuk mengetahui tingkat toleransi terhadap salinitas pada masing-masing varietas kedelai. Penelitian ini berlangsung sejak bulan Februari 1999 sampai bulan Juli 1999 di Laboratorium Riset dan Teknologi Fakultas Pertanian USU, dengan menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial yang diulang 3 kali. Faktor yang diteliti meliputi : pemberian konsentrasi NaCl dengan 5 taraf (0 g/l, 2 g/l, 4 g/l, 6 g/l, 8 g/l) dan 5 varietas kedelai (Wilis, Kipas Putih, Jaya Wijaya, Tidar dan Lokon), Pemberian NaCl pada berbagai tingkat konsentrasi sangat nyata mempengaruhi inisiasi tanaman (saat muncul akar, pucuk dan tunas) pada masing-masing varietas kedelai yang diuji. Konsentrasi NaCl sampai 8 g/l masih dapat ditolerir oleh hampir semua varietas kecuali Lokon untuk inisiasi akar dan pucuk. Pada varietas Wilis konsentrasi NaCl sampai 8 g/l masih dapat ditolerir untuk inisiasi tunas. Konsentrasi NaCl mulai 6 g/l sudah mulai menghambat inisiasi tunas varietas Kipas Putih, Jaya Wijaya dan Tidar, sedangkan inisiasi tunas varietas Lokon sudah dihambat pada konsentrasi NaCl 2 g/l. Pemberian NaCl pada berbagai tingkat konsentrasi juga sangat nyata mempengaruhi tahap renegerasi tanaman (panjang akar, jumlah akar,jumlah tunas, jumlah eksplan berakar dan bertunas,jumlah eksplan berakar, bobot basah eksplan serta bobot kering eksplan). Respon masing-masing varietas juga berbeda sangat nyata terhadap variabel respon yang tersebut diatas. Pengamatan ultra struktur terhadap ukuran-ukuran jari-jari parenkim korteks dan stele menunjukkan bahwa pada varietas Wilis, Jaya Wijaya dan Tidar yang dinilai lebih toleran, terjadi peningkatan ukuran jari-jari parenkim korteks dan stele pada konsentrasi NaCl yang lebih tinggi, sementara pada varietas Kipas Putih dan Lokon yang dinilai lebih peka sebaliknya terjadi penurunan ukuran jari-jari parenkim korteks dan stele pada konsentrasi NaCl yang lebih tinggi. Pemberian konsentrasi NaCl teryata tidak mempengaruhi jumlah kromosom pada masing-masing varietas yang diuji. D0100189 |
| บรรณานุกรม | : |
Lubis, Khairunnisa . (2551). Respon Morfogenesis Embrio Beberapa Varietas Kedelai (Glycine Max L. Merr) Pada Berbagai Konsentrasi Nacl Secara In Vitro.
กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia. Lubis, Khairunnisa . 2551. "Respon Morfogenesis Embrio Beberapa Varietas Kedelai (Glycine Max L. Merr) Pada Berbagai Konsentrasi Nacl Secara In Vitro".
กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia. Lubis, Khairunnisa . "Respon Morfogenesis Embrio Beberapa Varietas Kedelai (Glycine Max L. Merr) Pada Berbagai Konsentrasi Nacl Secara In Vitro."
กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia, 2551. Print. Lubis, Khairunnisa . Respon Morfogenesis Embrio Beberapa Varietas Kedelai (Glycine Max L. Merr) Pada Berbagai Konsentrasi Nacl Secara In Vitro. กรุงเทพมหานคร : University of Sumatera Utara Library, Indonesia; 2551.
|
